Home » Studi: Olahraga Saat Hamil Bantu Cegah Tekanan Darah Tinggi dan Naiknya Berat Badan

Studi: Olahraga Saat Hamil Bantu Cegah Tekanan Darah Tinggi dan Naiknya Berat Badan

Seleb.co.id – Sebagian besar ibu hamil memilih untuk beristirahat ketimbang melakukan aktivitas, seperti olahraga.Tetapi sebuah studi terbaru dari Ontario Universitas Western menunjukan bahwa menjalani aktivitas olahraga selama masa kehamilan akan memberikan banyak manfaat, termasuk memerangi tekanan darah tinggi, berat badan berlebihan, dan bayi besar.”Program olahraga dapat membantu wanita mempertahankan dan juga dapat membangun kekuatan fisik, kekuatan otot inti, daya tahan kardiovaskuler, kesadaran tubuh untuk membantunya mengelola perubahan dan tuntutan bahwa tempat kehamilan pada tubuhnya,” kata seorang fisioterapis dan instruktur Pilates berpengalaman bernama Francesca Ambrocichukis, seperti dikutip ctvnews, Rabu (17/2).Menurut Ambrocichukis, olahraga pilates dianggap cocok untuk para ibu hamil. Diakuinya, Pilates akan memperkuat otot inti, dimana hal itu dapat membantu mereka melewati proses kehamilan dan juga persalinan.”Ini (Pilates) berfokus pada otot utama dari otot inti yang akan membantu untuk memberikan dukungan saat proses kehamilan dan juga persalinan. Ini juga berfokus pada postur dan keseimbangan yang menciptakan program latihan yang benar-benar komprehensif untuk para ibu hamil,” lanjut Ambrocichuk.Tak hanya pilates, aktivitas olahraga lain yang memiliki manfaat untuk para ibu hamil adalah aerobik, latihan beban, dan juga latihan kelentukan.”Semua tiga komponen utama kebugaran, latihan aerobik, latihan beban, dan juga latihan fleksibilitas, Anda harus melakukan tiga dari mereka,” kata seorang pelatih pribadi profesional bernama Jackie Kellestineis.Aktivitas olahraga seperti mengoes sepeda statis, berjalan, dan yoga di dalam ruangan dinilai lebih baik ketimbang tidak melakukan apapun. Namun ia menyarankan untuk tidak melakukan aktivitas olahraga yang dapat menimbulkan risiko terjatuh.”Jadi skating, ski menuruni bukit, mungkin bukan yang terbaik, sesuatu yang bisa dengan mudah memberikan trauma abdomen. Berbaring pada punggung (tidur) dalam jangka waktu yang panjang juga tidak baik, ambil olahraga,” kata Kellestine.Ambrocichuk menyarankan jika memasuki empat bulan masa kehamilan, sebaiknya hidari pola latihan terlentang atau tengkurap. Dia pun menyarankan pada para ibu yang sudah memasuki empat bulan masa kehamilan untuk melakukan latihan ringan seperti duduk di atas bola stabilitas.”Disarankan, sekitar empat bulan kehamilan, seorang wanita harus merubah pola latihan terlentang atau tengkurap untuk modifikasi kehamilan yang lebih aman seperti duduk di bola stabilitas,” kata Ambrocichuk.Baik Ambrocichuk dan Kellestine, sama-sama menekankan bahwa sebaiknya sebelum memutuskan untuk berdolahraga selama hamil, para ibu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahli kandungan.”Ini juga penting untuk membiarkan mereka tahu tentang apa yang Anda lakukan selama kehamilan Anda sehingga mereka benar-benar dapat memberikan perawatan yang komprehensif pada kehamilan Anda,” kata Ambrocichuk.

Feb 17, 2016 - Posted by Dory - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *