Home » Hamil di Usia 14 Tahun, Ini Nama Anak Prematur Oprah Winfrey

Hamil di Usia 14 Tahun, Ini Nama Anak Prematur Oprah Winfrey

Seleb.co.id – Ratu talkshow, Oprah Winfrey mengungkapkan nama anak prematurnya yang wafat ketika ia berusia 14 tahun. Selama hadir di sebuah konferensi di Melbourne, Australia pada Rabu (2/12), Oprah berbicara tentang masa traumatisnya ketika dia mengalami pelecehan seksual dan harus melahirkan sang buah hati secara prematur yang kemudian meninggal di rumah sakit.”Aku menjalani sesi wawancara dengan wartawan sebelum Aku datang ke Australia dan dia bilang tentang siapa nama anak prematurku yang meninggal,” katanya yang mencoba menirukan pertanyaan awak media.”Jadi aku sudah menamainya, aku punya anak kecil bernama Canaan,” katanya tanpa menjelaskan ejaan.Usai itu, Oprah kemudian ditanya tentang alasan dirinya menamai anaknya dengan nama itu.”Saya menamainya Canaan karena Canaan berarti lahan baru, kehidupan baru,” jawab wanita berusia 61 tahun itu.Oprah kemudian berbicara tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri.”Aku dilecehkan (diperkosa) pada usia sembilan tahun oleh sepupuku, kemudian oleh anggota keluarga yang lain, dan anggota keluarga lain,” ungkapnya.Ia juga mengatakan bahwa pada saat hamil, ia memutuskan untuk bersembunyi karena malu.Berita tentang kehamilannya pertama pecah pada tahun 1990 ketika seorang anggota keluarganya mengungkapkannya ke publik.”Saya turun ke tempat tidur dan menangis selama tiga hari. Saya merasa hancur. Terluka. Dikhianati. Bagaimana mungkin orang ini melakukan ini padaku?,” ungkapnya dalam Majalah The Oprah Magazine edisi Februari 2007 silam.Pada saat itu, Oprah benar-benar khawatir bahwa kabar tersebut akan merusak karirnya. “Saya membayangkan bahwa setiap orang di jalan akan menunjuk jari mereka pada saya dan berteriak, ‘Hamil di usia 14 tahun, Anda gadis yang nakal… diusir!’ ” jelasnya yang sempat menyandang predikat sebagai selebritis terkaya di tahun 2012.Namun demikian, dia mengaku bahwa setelah cerita itu keluar, dia merasa lega. “Dan saya segera menyadari bahwa terungkapnya rahasia itu membuat lega,” tulisnya di majalah.”Apa yang aku pelajari pasti adalah bahwa malu itu beban terbesar dari semua,” lanjutnya.

Dec 3, 2015 - Posted by Dory - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *