Home » Ini Reaksi Pro M Soal Tak Bayar Royalti ke Sammy Simorangkir

Ini Reaksi Pro M Soal Tak Bayar Royalti ke Sammy Simorangkir

Seleb.co.id – Beberapa waktu lalu, Sammy Simorangkir mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan label rekamannya, Profesional Music (Pro M). Dalam laporannya itu, Sammy mengklaim dirinya sudah jadi korban kelalaian Pro M dalam membayar royalti untuk artisnya.Terkait laporan Sammy itu, pihak Pro M pun angkat bicara. Menurut Pro M, Sammy justru sudah menerima royalti dengan jumlah ratusan juta rupiah dan barang yang nilainya ratusan juta rupiah.Selain itu, Pro M juga menyatakan bahwa pihaknya sudah memberikan royalti itu kepada Sammy sebelum ia menjalani rekaman album solo pertamanya. “Dia sudah menerima advanced royalti yang cukup besar, (dengan) nilai, jumlah tertentu. Dia belum bikin album dan sebagainya (ketika itu),” kata Direktur Pro M, Jeffrey Djajasaputra, seperti seleb.co.id kutip dari tribunnews.com, Selasa (10/11).”Royalti yang diterima (Sammy) jumlahnya sekitar Rp 650 juta dan mobil senilai Rp 450 juta,” lanjutnya.Jeffrey menilai jika Pro M adalah pihak yang mengalami kerugian akibat kerja sama dengan Sammy. Kerugian Pro M, lanjut Jeffrey disebabkan oleh mandeknya album kedua yang harus diselesaikan oleh Sammy.”Kerugian, lost opportunity album kedua. Di album pertama saja laku sampai 1,1 juta copy. Jadi, kerugian kami sekitar segitu lah,” katanya lagi.Tak cuma itu, Jeffrey juga mengungkapkan tentang perubahan kontrak kerja sama yang diajukan Sammy. Dalam hal ini, pihak Pro M menyetujui tentang perubahan tersebut.”Sammy punya kewajiban dua album. Tapi, dia coba mengubah beberapa pasal kontrak. Addendum (tambahan),” terang kuasa hukum Pro M, Dea Tunggaesti.”Tapi, kami meladeni poin addendum yang diminta Sammy dan kami iyakan. Salah satunya, minta perubahan nilai royalti, (menjadi) dua kali lipat. Keluarganya yang minta lho itu, bukan kami,” sambung Dea.

Nov 11, 2015 - Posted by Dory - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *