Home » Jay-Z Menangi Gugatan Pelanggaran Hak Cipta Lagu ‘Big Pimpin’

Jay-Z Menangi Gugatan Pelanggaran Hak Cipta Lagu ‘Big Pimpin’

Seleb.co.id – Jay-Z berhasil memenangi sidang pelanggaran hak cipta yang dilayangkan oleh Osama Ahmed Fahmy, keponakan dari komposer Mesir Baligh Hamdi, pada tahun 2007 silam.Pada hari Rabu (21/10) kemarin, Hakim Christina A. Snyder dikabarkan telah menolak gugatan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan oleh Osama. Hakim menyatakan bahwa Osama tidak memiliki hak untuk mengklaim pelanggaran hak cipta terhadap Jay-Z dan Timbaland.Christina tidak memberikan rincian tentang keputusannya yang memilih untuk menolak kasus tersebut. Akan tetapi dia mengatakan bahwa keputusannya itu diambil setelah mendengar kesaksian dari para ahli hukum Mesir.Atas kemenangan itu, Jay-Z pun merasa senang. “Klien saya senang dengan dan bersyukur dengan keputusan itu,” kata pengacara Jay-Z, Andrew Bart, seperti dilansir aceshowbiz, Kamis (22/10).”Kami dan klien kami jelas sangat senang dengan keputusan ini. Pengadilan mengambil keputusan dengan benar bahwa penggugat tidak punya hak untuk membawa kasus ini dan tidak dapat mengejar setiap klaim pelanggaran yang berhubungan dengan ‘Big Pimpin’,” tambah pengacara Timbaland, Christine Lepera.Sementara itu, pengacara Osama, Keith Wesley berjanji untuk mengajukan banding atas keputusan itu.”Kami sangat tidak setuju dengan keputusan itu, dan kami sepenuhnya berniat untuk mengajukan banding. Kami belum merumuskan strategi banding kami, tapi tentu kami percaya pengadilan melakukan kesalahan dalam lisensi di bawah hukum Mesir,” katanya.Osama menggugat Jay-Z dan Timbaland pada tahun 2007 silam. Dia menyatakan bahwa kedua rapper tersebut sudah memanfaatkan lagu Baligh Hamdi, “Khosara Khosara” tanpa izin, seperti penggunaan nada seruling di lagu “Big Pimpin.Silahkan simak lagu ‘Khosara Khosara’ dan ‘Big Pimpin’ dibawah ini:‘Big Pimpin’

‘Khosara Khosara’

Oct 22, 2015 - Posted by Dory - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *