Home » Divonis 4 Bulan Rehabilitasi, Eza Gionino Legowo

Divonis 4 Bulan Rehabilitasi, Eza Gionino Legowo

Seleb.co.id – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Eza Gionino bersalah dalam kasus penyalahan narkoba dan menjatuhinya hukuman empat bulan rehabilitasi.Mendapat putusan itu, Eza mengaku tak kecewa. Ia pun menghormati dan menerimanya dengan besar hati. Akan tetapi Eza merasa hukuman itu terlalu lama.”Saya sih enggak kecewa,” jelas Eza saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (17/9).”Justru berbesar hati menerima jawaban dari hakim atas rehabilitasi itu. Namun, masa hukuman empat bulan terlalu lama, karena pihak dokter di RSKO berkata bahwa tiga bulan cukup untuk rehabilitasi,” lanjutnya.Sejak putusan itu, pihak Eza dan jaksa penuntut umum (JPU) memiliki tengat waktu sekitar satu minggu untuk mengajukan banding. Namun mantan kekasih Ardina Rasty itu menyatakan akan pikir-pikir terlebih dulu.”Untuk saat ini, kami masih pikir-pikir dulu (ajukan banding). Dari pihak kami, berpikir masih bisa dikurangi masa rehabilitasi. Tapi jujur, saya memang harus lebih baik progress-nya. Saya sudah coba narkoba, harus di-recovery, pemulihan diri saya selama empat bulan memang agak keberatan, tapi ini yang terbaik untuk saya,” kata bintang sinetron Putih Abu-Abu.Setelah sidang putusan itu, Eza langsung masuk mobil tahanan dan dibawa ke RSKO Cibubur untuk menjalani rehabilitasi.Seperti diketahui, Eza ditangkap pada awal Agustus di rumahnya di Cikeas, Bogor. Eza ditangkap dikamarnya saat sedang menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Dari penangkapan itu, polisi juga membawa sejumlah barang bukti, seperti satu paket sabu dengan berat 0,16 gram, satu alat isap sabu atau bong, satu cangklong, dan dua korek gas.Ini adalah kali kedua Eza harus berusuan dengan hukum. Sebelumnya bintang “OH BABY” itu juga sempat berurusan dengan hukum terkait kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap kekasihnya, Ardina Rasti.

Sep 17, 2015 - Posted by Dory - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *